Post Test Training Pake Ujian Online (uji coba)

Pre-Test & Post-Post di Training Kompetensi Guru SMK kami ada sedikit unik dan berbeda. Pada saat pre-test saya masih menggunakan cara-2 konvensional, yaitu dengan membagikan kertas soal sekaligus lembar jawaban dalam bentuk soal pilihan ganda dan subyektif test.

Sambil cari-cari informasi di teman-2 YM. Seperti Pak Bayu di Temanggung, Pak Syarif di Palangkaraya, Pak Djoko Parwanto (Hmm… luar biasa ilmunya). Dan beberapa teman yang lain akhirnya saya mendapatkan aplikasi CMS (Course Management System). Yaitu aplikasi berbasis server untuk ujian online. Sebenarnya CMS ini bukan hanya untuk ujian online saja, tapi masih banyak yang lain seperti forum, groups, chat, materi pelajaran dan masih banyak lagi yang lain.

Atas saran dari Pak Bayu (Temanggung), akhirnya saya pake Atutor (versi 1.5). Sebenarnya masih banyak aplikasi CMS yang lain seperti Moodle, Claroline, Dokeos, dan lain-lain. Kebetulan Atutor adalah aplikasi CMS yang pertama saya download dan langsung saya install. Lancar. Gak ada masalah. SO, Apache, MySQL dan php yang saya pakai support semua dengan Atutor. Wah, seneeeng… banget. Langsung saya pelajari, saya susun sedemikian rupa, dan sebagainya.

Malamnya saat ketemuan dengan Pak Djoko di YM (semoga dia membaca Blog saya ini), saya langsung cerita ke dia tentang semuanya.Pujian dari Pak Djoko menambah semangat saya untuk terus menggunakan dan mensosialisasikan ke teman-2 guru yang lain.

Ujian Online yang di-Power-i oleh Atutor langsung saya ujicobakan ke Post Test Training Kompetensi Guru di SMK saya. Mmm.. luar biasa lancar. Mereka senang, ujian tanpa kertas, efektif waktu dan efisiensi biaya. Semester Genap ini mungkin akan langsung diuji cobakan ke siswa SMK kami.

Tapi dengan lebih dulu membuatkan username dan password untuk anak-2. Nah, ini baru pekerjaan yang bejibuuuu…..nn.. tapi seneng.

Uji Coba UjianOnline untuk para Guru

14 thoughts on “Post Test Training Pake Ujian Online (uji coba)

  1. Wah… post yang ini bagus Pak…..
    bisa dishare ama kawan2 yang lain
    Trus Berjaya Pak
    Semoga Program Dikmenjur Cyber Education Tahun 2009 tercapai….

    Horas….Horas….Horas

    Salam dari Sumut

    ICT Centre Ranto
    SMK Negeri 1 Rantau Utara

  2. Terima kasih Pak Joni, atas komentarnya. Selama saya ikuti perkembangan di atutor.ca, belum ada yang berbahasa Indonesia. Jadi sementara saya masih tetap memakai yang berbahasa Inggris.

  3. Pa Novel mau tanya lagi nih, install dilocal udah trus saya coba upload ke server hosting, dan sudah saya buatkan databasenya. namun gimana cara buat file config untuk koneksi ke database server saya udah cari file phpnya tapi ga ketemu apa dibuat sendiri atau sudah ada di atutor pada waktu menginstall di localhost seperti pada CMS joomla kan sudah ada file confignya tingal disesuaikan kembali dengan database yang ada diserver.. kalo atutor sendiri bagaimana pa ?

  4. Selama ini yang saya pake adalah, saya gunakan kompi saya untuk dapat diakses para siswa dari Lab. KKPI, misalnya dngan mengetik nomor IP kompi saya di web browser, misalnya 192.168.x.x. Jadi bisa langsung jalan deh. Mereka langsung bisa akses ujian OL dengan menggunakan Username dan Password mereka sendiri-2. Untuk pertanyaan anda yang satu ini saya belum pernah nyoba untuk diupload di host di server. Maaf.

  5. Saya coba share atas pertanyaan pak joni perihal instal Atutor di host server.

    Dari pengalaman saya, dalam membuat dbase di host server caranya sih sama, namun perlu diingat bahwa hasil database yang dicreate bisa saja berbeda. Ini juga tergantung dari host servernya di mana.

    Jadi baiknya, membuat dulu dbase di host server dulu. baru kemudian dibuat juga di localhost dg database yang sama persis saat membuat di host server.

    Contoh:
    Saat saya buat dbase di localhost dengan nama “coba”, ternyata berbeda dengan ketika di host server. Pada host server nama dbase yang dicreate adalah
    “domain_coba”. Karena itu kemudian di localhost saya ulangi membuat dbase dengan nama “doman_coba”.

    Ket: domain = diisi dengan domain Anda

  6. Hati hati dalam mengembangkan e-learning /lms karena ini menyangkut investasi waktu, tenaga, dan prestise. Karena begitu kita salah mulai awal dalam mengelola user dan materi/resource dalam jumlah besar/banyak maka buka kemudahan dan kenyamanan tetapi beban yang kita dapat karena tambah punyeng. Untuk lebih dikenal oleh publik kita tidak dapat menghindar untuk meng-hosting server kita baik dikelola sendiri seperti http://e-learning.smkn1sgs.sch.id atau di web hosting. Tetapi ingat kapasitas bandwidth yang kita sewa kalau hanya pada kisaran 128 kbps jangan coba-coba dihosting kasihan user yang banyak dan serentak mengakses server kita, jelasnya lemot apalagi kalau materi dan resourcenya berukuran besar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s